APAKAH BENAR PAJERO SPORT INDONESIA DAN JEPANG BERBEDA?

1 min read

MITSUBISHI, nama yang tak asing di telinga konsumen mobil di Indonesia, sering wara-wiri jadi mobil angkutan umum (di daerah admin) maupun mobil komersial lainnya. Namun tak berarti pabrik mobil yang memakai lambang tiga berlian ini tak membuat mobil mewah. Salah satunya yaitu MITSUBISHI Pajero Sport yang sudah malang melintang di jalanan aspal negri ini. Harga Pajero Sport sendiri dibandrol dengan harga OTR Jakarta yaitu mulai dari harga Rp. 450 Juta Rupiah ke Atas.

Kali ini beda, sebenarnya MITSUBISHI sudah mengeluaran Pajero Sport ini beberapa tahun yang lalu, namun di tahun 2013, mungkin latah dengan produsen mobil lain yang banyak mem-facelift-kan mobil mereka. Pabrikan mobil asal Jepang ini mengaluarkan MITSUBISHI New Pajero Sport yang mengusung wajah baru dan juga dengan penampilan yang mewah.

Namun, Ada sesuatu yang berbeda dari all new Pajero Sport yang sebentar lagi akan secara resmi diperkenalkan untuk konsumen Indonesia. Kami sudah menguji Pajero Sport generasi ketiga ini sebelumnya di Fujigane Off-road Park di Jepang, medio November 2015 silam. Kini kami diberi kesempatan oleh PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) mencicipi varian all new Pajero Sport Dakar 4×2 AT untuk pasar Indonesia.

Dari sisi fisiknya sebenarnya tak terlihat perbedaan yang signifikan dari varian yang kami uji di Jepang, lampu depan kini bersanding dengan LED Daytime Running Light (DRL). Desain Dynamic Shield dengan grille dengan bilah besar berlapis chrome dibuat seakan menyatu dengan lampu depan.

Sementara bumper depannya yang dinamis menyiratkan kesan proteksi yang kuat. Sementara di bagian belakang juga mengadopsi lampu LED dengan desain yang vertikal hingga ke bumper belakang. Untuk velgnya kini bergaya dual tone dengan lingkar 18 inci membuatnya tampil modern dan dibalut ban Toyo 265/60 R18.

Yang terasa berbeda justru saat masuk ke dalam kabin. Di Pajero Sport Dakar 4×2 ini terdapat sunroof seperti generasi sebelumnya untuk menambah kesan lapang sekaligus mewah, ini yang tidak ada saat pengujian di Jepang. Kabinnya di dominasi warna hitam dengan aksen kayu. Jok pengemudi sudah diatur secara elektrik, namun penumpang depan masih manual. Panel AC nya sendiri sudah mengadopsi teknologi digital dengan climate control. Fitur hiburan tersedia pada layar sentuh 7 inci sudah dibekali dengan fitur navigasi dan fitur kamera parkir. Sayangnya kamera parkirnya tanpa fitur Multi-Around Monitor.

Mesin diesel baru yang kini menganut teknologi MIVEC dengan kode 4N15 4-silinder segaris berkapasitas 2.4 liter dengan induksi turbo. Mesin baru ini memiliki tenaga maksimum 177 hp dengan torsi sebesar 430 Nm. Tuas transmisi otomatis 8-percepatan sudah dilengkapi dengan adanya Paddle shift dibalik lingkar kemudi. Berbeda dengan Pajero Sport generasi sebelumnya, karena pada generasi terbaru ini telah menggunakan electronic parking brake.

Hanya saja ada beberapa fitur yang tidak tersedia pada Dakar 4×2 AT ini seperti pada Hill Descent Control, Forward Collision Mitigation system dan juga Blind Spot Warning system serta Ultrasonic misacceleration Mitigation system. Semua sistem tersebut tersedia pada varian Pajero Sport 4×4 yang kami uji di Jepang. Namun pada Pajero Sport Dakar 4×2 generasi ketiga ini hanya ada fitur Hill Start Assist, tapi tidak menutup kemungkinan jika fitur-fitur ini akan tersedia di Pajero Sport Dakar 4×4 nanti.

0