Kpr Khusus Bagi MBR Berpenghasilan Kurang dari Rp 2 Juta

1 min read

Bila KPR FLPP ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan di bawah Rp4 juta, pemerintah kini telah menyiapkan program baru, KPR Swadaya, untuk masyarakat berpenghasilan lebih rendah dari Rp4 juta. Maurin menjelaskan KPR swadaya merupakan suatu program yang sangat strategis, karena KPR swadaya ini akan menargetkan masyarakat berpenghasilan antara Rp1 juta hingga Rp2 juta.

Nantinya, jangka waktu KPR Swadaya yang diberikan lebih pendek dengan suku bunga yang lebih tinggi, misalnya selama 5 tahun dengan bunga 12% setiap tahunnya. Kenapa dinamakan KPR Swadaya? Maurin menjawab karena pembangunan, pendanaan, dan inisiatif membangun dilakukan oleh warga sendiri. KPR Swadaya mengadopsi kebiasaan masyarakat pedesaan dalam membangun hunian. Mereka membangun rumah secara bertahap dengan sistem menabung karena umumnya mereka tidak mengenal sistem perbankan.

Rumah Murah dengan KPR

Bila tabungan mereka sudah habis, mereka akan berhenti membangun hingga memiliki uang lagi. Melalui program ini, Pemerintah akan memberi KPR Swadaya sesuai permintaan MBR. MBR hanya perlu memberikan jaminan berupa sertifikat lahan atau rumah mereka. “Misalnya, ada warga memiliki tanah 50m2, dia ingin membangun di atas lahannya. Bisa nanti tanahnya dijaminkan ke bank dan bank memberikan KPR Swadaya. Katakan tahun pertama mengajukan Rp30 juta selama 5 tahun dengan bunga 12%/tahun.

Bila jangka waktu KPR sudah habis mereka bisa meminjam lagi sampai huniannya selesai terbangun. Kami menamakannya rumah tumbuh,” ujar Maurin menyontohkan. Saat ini KPR Swadaya masih dalam proses pembuatan. Maurin berencana akan membuat sebuah proyek perdana dengan melibatkan pihak perbankan dan pemerintah untuk mendampingi warga dalam proses pembangunan.

Hal ini bertujuan untuk membantu warga agar mereka dapat mengolah dana KPR secara tepat dan proses pembangunannya dapat berjalan sesuai keinginan. “Pertama kita akan membuat pilot project-nya karena kita ingin ketika ini dibuat ada pendampingan untuk pihak keluarga tersebut.

Tujuannya, agar mereka dapat membangun rumah ini dengan benar, mengatur kredit dengan tepat, dan menyicil secara benar,” ujar Maurin membeberkan. KPR ini dinilai akan dapat menjangkau MBR di berbagai kawasan di Indonesia, dari kawasan perkotaan hingga pedesaan. Rencananya, di tahun 2016 KPR Swadaya ini sudah bisa diberikan dan disosialisasikan ke seluruh MBR.

Rumah tidak lengkap apabila tidak tersedia genset sebagai sumber listrik cadangan. Genset yang cocok dan murah untuk sebuah rumah tangga bisa dibeli melalui distributor jual genset silent 500 kva di Jakarta. salah satunya adalah PT. Rajawali Indo yang memberikan harga diskon dan garansi resmi di setiap pembelian unit baru.

0